Jakarta Pusat – Waka Polsek Metro Tanah Abang Kompol Prasetyo bersama Tiga Pilar Tanah Abang melaksanakan apel gelar pasukan dan simulasi kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan, yang diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi pada akhir tahun ini.
Kegiatan berlangsung di lapangan STU Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. sejak pagi hari, Selasa, 18 November 2025, pukul 07.30 Wib. Sejumlah personel gabungan dikerahkan dalam apel tersebut, meliputi unsur Polsek, Koramil, BPDB, Sudin Bina Marga, Sudin Sumber Daya Air, Sudin Pertamanan dan Hutan, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Penanggulangan dan Penyelamatan, Sudin Sosial, Sudin Kesehatan, Sudin Perhubungan, Satpol PP, Sudin Nakertrans, Sudin Kominfotik, Kecamatan Tanah Abang, Kelurahan Karet Tengsin, PMI, Para Lurah, Baznas, PPSU, Sat Linmas serta perwakilan relawan masyarakat. Berbagai peralatan pendukung penanggulangan bencana juga turut ditampilkan, mulai dari perahu karet, pompa portabel, hingga perlengkapan evakuasi darurat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan dengan adanya rangkaian kegiatan ini, Tiga Pilar Tanah Abang ingin memastikan bahwa seluruh unsur, baik pemerintah maupun masyarakat, berada dalam kondisi siaga menghadapi cuaca ekstrem. Harapannya, jika terjadi bencana, respons cepat dan terarah dapat meminimalisir risiko dan dampak terhadap keselamatan maupun aktivitas warga.
Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki juga komitmennya dalam mendukung pengamanan dan evakuasi warga ketika bencana terjadi. Pihak kepolisian akan memperkuat patroli di sejumlah lokasi rawan dan memastikan jalur mobilitas evakuasi tetap kondusif. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami akan terus berkoordinasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan,” ujarnya.
Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana banjir. Simulasi menirukan kondisi nyata ketika air meluap dan mengakibatkan warga terjebak di pemukiman padat. Petugas gabungan melakukan evakuasi penyelamatan menggunakan perahu karet, menyediakan posko kesehatan, mengelola titik pengungsian, serta menerapkan protokol komunikasi darurat. Relawan masyarakat juga diberikan pelatihan mengenai cara membantu secara aman dan terkoordinasi.
Simulasi tersebut mendapat perhatian dari masyarakat sekitar yang menyaksikan secara langsung. Pemerintah Kecamatan berharap kehadiran publik dalam kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, dan ikut serta dalam upaya pencegahan banjir.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)













