Labuhan Batu, Detik kriminal – Jamaah umrah dari Labuhan Batu disambut dengan haru dan bahagia di Masjid Al-Ikhlasiyah, Rantau Prapat, pada hari Minggu, 1 Maret 2026. Mereka baru saja kembali dari ibadah umrah di Tanah Suci Mekah.
Kedatangan jamaah umrah disambut oleh keluarga dan kerabat dengan tangis haru dan doa-doa kebaikan. Suasana haru dan bahagia memenuhi ruang kedatangan, menandakan rasa syukur dan kebahagiaan setelah menyelesaikan ibadah umrah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menyelesaikan ibadah umrah dengan lancar dan selamat,” kata salah satu jamaah umrah, Ibu Maimunah.
Jamaah umrah Labuhan Batu berjumlah 14 orang, dan mereka melakukan ibadah umrah selama 10 hari. Selama di Tanah Suci, mereka melakukan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk shalat di Masjidil Haram dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah.
Ibu Maimunah juga menceritakan pengalamannya selama di Mekah, “Kami sangat terharu ketika bisa shalat di Masjidil Haram dan melihat Ka’bah. Rasanya seperti berada di surga. Udara yang selalu terasa dingin mulai pagi hingga malam menjelang selalu mengisi keseharian kami.”
Kedatangan jamaah umrah ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat Labuhan Batu, serta memotivasi mereka untuk melakukan ibadah umrah dan haji di masa depan.
Jamaah umrah juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung mereka selama menjalankan ibadah umrah.
Dengan kembalinya jamaah umrah, diharapkan dapat membawa berkah dan kebaikan bagi masyarakat Labuhan Batu. Semoga mereka dapat menjadi contoh dan motivasi bagi yang lain untuk melakukan ibadah umrah dan haji kedepannya.
Dedy sipahutar













