Labuhanbatu, Detik kriminal – Kegiatan musyawarah dan audiensi antara masyarakat Dusun Sei Mambang Hilir II (Simpang HSJ), Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, bersama pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Audiensi ini menghadirkan perwakilan perusahaan, di antaranya PT HSJ dan PT PDAM PUDAM Tirta Bina, dengan tujuan membangun komunikasi terbuka serta menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait kepentingan bersama, termasuk rencana pembangunan rabat beton di wilayah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sei Tampang Muhammad Asmui, Ketua BPD Suprapto, Babinsa Gultom, Kepala Dusun Lindon Pakpahan, jajaran pengurus komunitas tokoh masyarakat Sei Mambang Hilir II, para penasehat komunitas, serta sekitar 100 orang warga. Hadir pula dari pihak perusahaan, Jenderal (Purn) TNI Frendi Saragih, Humas PT HSJ Ray Saragih, KTU Viktor Pasaribu, serta pimpinan PT PDAM PUDAM Tirta Bina Amas Ardiansyah beserta rombongan. Selain itu, turut hadir kepala dusun dan warga Sei Makmur, Kelurahan Negeri Baru.
Dalam jalannya audiensi, suasana sempat memanas ketika salah satu peserta menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR). Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Ketua Komunitas KBTTM, Amir Lubis, yang menegaskan bahwa bantuan CSR dari PT HSJ telah disalurkan kepada masyarakat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Amir Lubis juga menyampaikan bahwa pihaknya memiliki data serta dokumentasi lengkap terkait penyaluran tersebut, termasuk pembangunan balai dusun yang merupakan bagian dari program CSR perusahaan. Dalam forum itu, turut mencuat pertanyaan terkait penyaluran CSR pada periode sebelum tiga tahun terakhir yang dinilai perlu transparansi lebih lanjut.
Meski sempat terjadi dinamika, audiensi tetap berlangsung kondusif dan menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta klarifikasi secara langsung kepada pihak perusahaan.
Di sela kegiatan penyaluran bantuan CSR kepada masyarakat, sejumlah warga menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan, khususnya kepada Humas PT HSJ, Ray Saragih. Warga menilai bahwa sejak kepemimpinannya, program CSR mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
“Kami merasakan langsung manfaatnya saat ini. Bantuan CSR benar-benar sampai dan memberikan dampak bagi masyarakat,” ungkap salah satu warga.
Pernyataan tersebut mencerminkan bahwa program CSR yang berjalan saat ini mulai memberikan dampak positif, sekaligus menjadi harapan agar ke depan penyaluran bantuan dapat dilakukan secara lebih transparan, merata, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komunitas, Sabam Sitohang, menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menjaga kekompakan masyarakat meski adanya pihak-pihak yang mencoba memprovokasi.
“Kami tidak akan mundur selangkah pun demi kemajuan kampung ini, meskipun ada upaya memecah belah dari kelompok tertentu,” tegasnya.
Senada, Bendahara komunitas Pahriandi Marpaung menyampaikan bahwa membangun kampung membutuhkan perjuangan serta kesabaran yang matang dari seluruh elemen masyarakat.
Di akhir, Sekretaris Jenderal komunitas Jakarias Barus menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program kerja komunitas.
“Kami siap mendukung penuh setiap program. Kami yakin badai pasti berlalu,” ujarnya optimistis.
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat dan perusahaan, serta mendorong pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi warga Dusun Sei Mambang Hilir II dan sekitarnya.
(Tim/red)













