Jakarta, Detik kriminal – Gereja Santo Gabriel menjadi pusat pelaksanaan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Tahun 2026 yang berlangsung khidmat pada Kamis pagi, 14 Mei 2026.
Kehadiran personel Polsek Cakung di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah.

Sejak pagi hari, ratusan jemaat mulai memadati area gereja untuk mengikuti misa yang dipimpin Romo Yohanes Radito Wisnu Wicaksono, Pr.
Personel Polsek Cakung yang dipimpin IPTU Iwa Hertiwa selaku Ka Pospol Pulogebang langsung melakukan monitoring dan pelayanan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Sekitar 700 jemaat mengikuti misa dengan penuh kekhusyukan. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu menciptakan rasa aman serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan di sekitar lokasi ibadah.
Kapolsek Cakung, Andre Try Putra menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari tugas negara dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan keyakinannya.
“Polri hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, damai, dan nyaman. Kami tidak akan memberi ruang terhadap segala bentuk gangguan keamanan, intoleransi, maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas AKP Andre Try Putra.
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
“Kami mengimbau warga agar tetap menjaga situasi kamtibmas, tidak mudah terprovokasi isu yang belum tentu benar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat kembali membuktikan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelindung dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.













