Menu

Mode Gelap
 

News

Aksi 1.000 Lilin untuk Aknis Jance Zebua Digelar di Medan, Serukan Penegakan Keadilan

badge-check


					Aksi 1.000 Lilin untuk Aknis Jance Zebua Digelar di Medan, Serukan Penegakan Keadilan Perbesar

MEDAN, Detik kriminal – Kematian Aknis Jance Zebua yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya kembali menjadi perhatian publik. Meski proses penyelidikan telah berlangsung selama beberapa bulan dan puluhan saksi telah dimintai keterangan, kepastian hukum yang dinantikan keluarga maupun masyarakat dinilai belum memberikan kejelasan.

Hal tersebut disampaikan oleh Nico Septian Butar Butar, S.I.Kom. Menurutnya, Aknis Jance Zebua adalah bagian dari masyarakat yang berhak memperoleh keadilan dan perlindungan hukum sebagaimana dijamin oleh negara.

“Apakah kita harus diam ketika saudara kita meninggal dan keadilan belum juga menemukan jalannya? Aknis Jance Zebua adalah saudara kita. Perjuangan mencari kebenaran bukan hanya tugas keluarga, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat yang masih memiliki nurani,” ujar Nico.

Ia menilai lamanya proses penyelidikan menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut. Menurutnya, apabila puluhan saksi telah diperiksa, publik berhak memperoleh informasi mengenai sejauh mana perkembangan kasus dan langkah-langkah yang telah dilakukan aparat penegak hukum.

“Kami menilai kondisi ini menunjukkan adanya persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum. Negara harus hadir dan memastikan keadilan tidak berhenti pada pemeriksaan saksi semata,” katanya.

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap penegakan hukum, Nico mengajak masyarakat, pemuda, mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh warga Sumatera Utara untuk mengikuti Aksi 1.000 Lilin untuk Aknis Jance Zebua.

Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai sekaligus seruan moral agar proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan memberikan kepastian hukum.

“Aksi ini bukan soal suku, agama, ras ataupun golongan. Ini adalah panggilan kemanusiaan. Kita menyalakan lilin sebagai simbol harapan agar kebenaran dapat terungkap dan keadilan ditegakkan. Jangan biarkan perjuangan keluarga Aknis berjalan sendiri,” ungkapnya.

Nico juga menegaskan bahwa aksi damai tersebut menjadi pesan kepada seluruh pemangku kepentingan bahwa masyarakat masih mengawal proses penegakan hukum dan berharap setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ketika keadilan terasa sulit didapat, maka suara rakyat tidak boleh dibungkam. Mari kita tunjukkan bahwa masih ada kepedulian, masih ada solidaritas, dan masih ada keberanian untuk memperjuangkan kebenaran. Keadilan untuk Aknis adalah keadilan untuk kita semua,” tutupnya.

Aksi 1.000 Lilin untuk Aknis Jance Zebua akan dilaksanakan pada:

📍 Lokasi: Bundaran SIB, Kota Medan
📅 Hari: Sabtu
🕖 Waktu: Pukul 19.00 WIB hingga selesai

Mengusung semangat kemanusiaan dan solidaritas, aksi tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa harapan akan keadilan harus terus dijaga.

“Jangan biarkan lilin keadilan padam sebelum kebenaran terungkap.”(Paulus gulo)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Kuala Lumpur, Eka Putra Zakran Sebut International Academic Visit UINSU Langkah Nyata Menuju Kampus Berkelas Dunia

26 Juni 2026 - 18:24 WIB

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

26 Juni 2026 - 15:52 WIB

Brigjen Marinir Pardosi: Operasi MV Sinar Kudus Buktikan Indonesia Mampu Proyeksikan Kekuatan hingga Laut Arab

26 Juni 2026 - 07:08 WIB

Rumah Tahfidz Bil-Quran Gelar Rihlah Religi ke Masjid Syekh Ahmad Khatib dan Pantai Air Manis

25 Juni 2026 - 13:44 WIB

Pengurusan Laporan Kehilangan STNK Berjalan Lancar, Pelapor Apresiasi SPKT PMJ

24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Trending di News