Jakarta, Detik kriminal – 29-08-2026.Dalam audensi warga rusunawa dengan DPRD DKI JAKARTA.Dari pihak DPRD fraksi PDI perjuangan hadir
– bapak pantas Nainggolan
– ibu wa Ode Herlina
– ibu Yuke Yurike
– Gani Suwondo
– Jhoni Simanjuntak
– Dwi Rio Sambodo
Dari pihak dinas perumahan hadir
_bapak Ramdani Ka uprs VII
_Bapak Bahrudin Ka Uprs IV
_Bapak Mohammad Ali Ka Uprs V
_Bapak Abdul chodir ka Uprs VI
_ibu Vita Ka Uprs III
_bapak Jan putra Asisten kepala dinas perumahan
Dari pihak relawan pendopo rakyat Jakarta dan warga rusun hadir di wakili oleh tokoh2 penggerak nya kurang lebih 50 orang
-Hendrik Nur Salim ketua umum pendopo rakyat Jakarta
-Bapak Wandi Uprs I
-bapak Dompas Uprs II
-bapak Rian Uprs III
-ustad Pardi Uprs IV
Bapak Hamzah Uprs V
Bapak Ferdi Uprs VI
Bapak Fernandes uprs VII
Balas Yedis Uprs VIII
Dalam diskusi tersebut menghasilkan 7 rekomendasi
Salah satu isi rekomendasi adalah hentikan pengusiran bagi warga rusun yang tertunggak bayar di karenakan miskin tapi fakta yang terjadi pengusiran dan intimidasi masih terjadi bahkan bertambah sadis dan ugal2an di beberapa rusun contoh nya ibu Aprilia rusun pulau jahe Uprs VII di usir paksa tidak kenal ampun tidak mau dengar apa pun alasannya pada hal ybs siap membayar dengan cara mencicil dengan sadis dan kejam nya tak ada telorensi sedikit pun harus keluar dan juga terjadi pada ibu Tati Supriyati warga rusun karang anyar tower B no 411 Uprs I di karenakan suami sakit sudah tiga tahun ybs tertunggak 12 juta beliau di paksa keluar padahal ibu Tati masih sanggup bayar dengan cara mencicil saat ini ibu Tati Supriani menjadi gelandangan. Nasip serupa terjadi pada ibu Erna Wati warga rusun karang anyar tower A no 1411 Uprs I dia tertunggak 1O juta dia sudah mencicil 2 juta sampai saat ini ybs selalu di intimidasi terus menerus dengan cara rumah hunian di matikan aliran air PAM nya.
Dan juga ibu Ratih tinggal di rusun tower A no 6 rusun karang anyar Uprs I di selalu di intimidasi harus di paksa keluar dalam waktu 30 hari dari sekarang kalo tidak mau keluar di ancam akan di usir paksa,
karena tidak ada tempat lagi untuk menumpang akhirnya sampai saat masih bertahan biar dalam keadaan ketakutan
Dengan sadis dan ugal2an nya pihak dinas perumahan mengabaikan rekomendasi dari fraksi PDI perjuangan sama saja kepala dinas perumahan merusak nama baik gubernur di mata masyarakat khususnya masyarakat miskin jakarta
Karena warga yang di usir atau yang di intimidasi adalah anggota relawan pemenangan pramdul di Pilgub 2024
Warga korban pengusiran dan intimidasi telah melaporkan langsung via WhatsApp ke bapak gubernur DKI Jakarta Insya Allah dalam waktu dekat bapak gubernur respon permohonan kami untuk menghentikan kesadisan oknum dinas perumahan dan mentaati tujuh rekomendasi dari fraksi PDI perjuangan
Setelah di abaikan nya rekomendasi dari fraksi PDI Perjuangan berencana warga korban pengusiran dan intimidasi akan di dampingi oleh relawan Pendopo rakyat Jakarta dan team hukum nya dari Elias Karim Nasution SH,MH akan mendatangi Komnas HAM guna minta perlindungan
𝐴𝐹. 𝐴𝑚𝑎𝑡𝑑


















