banner 728x250

SD Swasta IT Hj Syahruzat Luncurkan Aplikasi PIESA, Perkuat Transparansi dan Pemantauan Pembelajaran

banner 120x600
banner 468x60

Labuhanbatu Selatan.Detik kriminal – SD Swasta IT Hj Syahruzat kembali menghadirkan inovasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui peluncuran aplikasi PIESA (Presensi Siswa). Aplikasi tersebut secara resmi diluncurkan pada Rabu, 2 September 2026, sebagai bagian dari pengembangan program sekolah berbasis teknologi.

SD Swasta IT Hj Syahruzat berada di bawah naungan Yayasan Hajjah Syahruzat Nasution yang didirikan oleh Hj. Syahruzat Nasution pada 16 Desember 2024 di Desa Air Merah, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

banner 325x300

Sekolah tersebut resmi beroperasi pada Tahun Pelajaran 2025/2026.
Peluncuran aplikasi PIESA merupakan salah satu langkah SD Swasta IT Hj Syahruzat dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pendidikan yang lebih transparan dan terintegrasi.

Melalui aplikasi tersebut, orang tua dapat memantau berbagai aktivitas anak selama berada di sekolah melalui telepon pintar masing-masing.

PIESA tidak hanya menyediakan fitur presensi siswa, tetapi juga memuat presensi guru, jadwal pelajaran, kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung, hingga daftar nilai siswa.

Dengan hadirnya aplikasi PIESA, komunikasi dan keterbukaan informasi antara sekolah, guru, siswa, dan orang tua diharapkan dapat semakin meningkat.

Acara peluncuran aplikasi tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sutan Harahap, S.ST.P, pengawas SD, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), kepala satuan pendidikan SD wilayah Kecamatan Kampung Rakyat, tokoh masyarakat serta orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru dan kedisiplinan dalam mengajar merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas.
“Untuk mewujudkan Pembelajaran Mendalam, yang pertama ditingkatkan adalah kompetensi guru dan disiplin dalam mengajar. Saya melihat aplikasi PIESA sejalan dengan itu. Dengan aplikasi PIESA, guru dituntut untuk disiplin, jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” ujar Sutan Harahap.

Selain pengembangan teknologi pendidikan, SD Swasta IT Hj Syahruzat juga memiliki sejumlah program unggulan, salah satunya program Tahfiz dengan target hafalan minimal dua juz ketika siswa sudah duduk di kelas VI.

Pendiri Yayasan Hajjah Syahruzat Nasution, Ibu Hj. Syahruzat Nasution, menyampaikan bahwa sekolah tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Desa Air Merah.

SD Swasta IT Hj Syahruzat tidak memungut biaya pendidikan dari siswa. Kebijakan tersebut mencakup biaya pendaftaran, biaya pembangunan, serta biaya pendidikan lainnya.
“Sekolah ini saya dirikan semata-mata untuk bekal jariyah saya di kemudian hari dan saya ingin putra-putri Desa Air Merah mendapatkan pendidikan yang baik dan lebih maju,” kata Hj. Syahruzat Nasution.
Dengan peluncuran aplikasi PIESA, SD Swasta IT Hj Syahruzat diharapkan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mengintegrasikan program pembelajaran, penguatan karakter, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pendidikan yang transparan dan bertanggung jawab. M.SUKMA

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *