banner 728x250

APRESIASI UNTUK ALMAMATER – MANTAN PRESMA UDA: SEMANGAT BARU UNTUK KEBANGKITAN UNIVERSITAS DARMA AGUNG

banner 120x600
banner 468x60

Medan,Detik kriminal.id – Sumut Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) Medan periode 2005-2006, Badia Sitorus,S.Sos menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pengurus, rektorat, dan civitas akademika Universitas Darma Agung yang telah bersusah payah mengurus kembali Akreditasi Kampus.

Seperti diketahui, Universitas Darma Agung yang merupakan salah satu kampus swasta tertua di Sumatera Utara yang didirikan oleh Tokoh Nasional Almarhum T.D Pardede sejak tahun 1957 ini, beberapa tahun terakhir sempat mengalami dinamika dan persoalan akreditasi institusi yang berdampak pada kepercayaan publik. Kondisi tersebut diperparah dengan dualisme yayasan yang sempat menyita perhatian LLDikti Wilayah I Sumut.

banner 325x300

Namun, di tengah tantangan tersebut, semangat untuk bangkit tidak pernah padam.

> “Saya sebagai alumni dan mantan Presiden Mahasiswa UDA 2005-2006 sangat mengapresiasi kerja keras dan keringat dari teman-teman pengurus, dosen, dan staf yang siang malam berjuang mengembalikan marwah akreditasi UDA. Ini bukan pekerjaan mudah. Mengurus akreditasi di tengah konflik internal yayasan itu butuh nyali dan kesabaran luar biasa,” ujar Badia Sitorus.

Badia yang juga dikenal sebagai Aktivis Pemuda Demokrasi dan Bakal Calon Ketua DPD PA GMNI Sumut ini berharap momentum perbaikan akreditasi yang saat ini sudah berada pada predikat BAIK dari BAN-PT ini menjadi titik balik kebangkitan UDA.

“Kita tahu UDA pernah jaya, melahirkan banyak tokoh-tokoh penting di Sumatera Utara. Akreditasi adalah harga mati untuk sebuah perguruan tinggi. Saya berterima kasih karena pengurus hari ini mau bersusah payah memperbaiki itu,” tegasnya.

“Harapan saya, pengurus saat ini satu komando. Jangan lagi ada konflik internal yang merugikan mahasiswa. Maksimalkan semua potensi yang ada seperti sumber daya jaringan yang kita miliki dari beberapa, alumni yang tersebar dimana-mana. Tinggal bagaimana manajemen dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu pendidikan,” harapnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada adik-adik mahasiswa UDA saat ini untuk tetap semangat kuliah dan menjaga nama baik almamater.

“Untuk adik-adik BEM, Pemerintahan Mahasiswa, GMNI, GMKI, dan semua UKM di UDA, jangan minder. Kalian kuliah di kampus pejuang. Jaga api perjuangan itu. UDA harus kembali menjadi kampus unggul dan terdepan di Sumatera Utara,” tutup Badia.

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *