Jakarta – Turnamen sepak bola antar-RW yang digelar Karang Taruna Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, tak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi yang berlangsung di Lapangan Ingub Malaka Sari, Sabtu (24/10/2026), juga membuka peluang pembinaan pemain muda untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi pada tingkat kecamatan.
Turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda itu diikuti tujuh tim dari lingkungan Kelurahan Malaka Sari. Kegiatan melibatkan pemuda dari Karang Taruna di 10 RW, dengan RW 04 bertindak sebagai tuan rumah.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Lurah Malaka Sari, Sudarna, S.IP., M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, AP., M.A., beserta unsur pemerintahan wilayah, tokoh masyarakat, pengurus LMK, para ketua RW, dan perwakilan Karang Taruna.
Berpeluang Lahirkan Wakil Malaka Sari
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Malaka Sari, Heri Purwanto, menyambut positif inisiatif penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kompetisi antar-RW dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan kegiatan olahraga sekaligus memperkuat keterlibatan generasi muda.
Heri mengungkapkan adanya gagasan untuk menyelenggarakan kompetisi sepak bola pada tingkat Kecamatan Duren Sawit. Salah satu kemungkinan yang dapat dipertimbangkan ialah menyatukan pemain-pemain potensial dari sejumlah RW untuk membentuk tim yang mewakili Kelurahan Malaka Sari.
Gagasan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Meski demikian, rencana kompetisi tingkat kecamatan masih perlu ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, sepak bola semestinya menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan memicu perselisihan di antara para peserta.
Karang Taruna Ingin Kompetisi Berkelanjutan
Ketua panitia, Khalik Muhammad Ibrahim, menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk mempertemukan pemuda dari berbagai RW melalui kegiatan yang positif. Selain menjadi wadah menyalurkan minat terhadap sepak bola, kompetisi tersebut diharapkan memperkuat silaturahmi dan komunikasi antarkarang taruna.
Khalik berharap turnamen dapat diselenggarakan kembali pada masa mendatang sehingga kegiatan olahraga menjadi bagian dari aktivitas kepemudaan yang berkelanjutan di Malaka Sari.
Dukungan serupa disampaikan Ketua RW 04, Leni Meriyanti. Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang menjadikan wilayahnya sebagai tuan rumah dan berharap RW lainnya turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan sejenis.
RW 03 Keluar sebagai Juara
Dari sisi pertandingan, RW 03 berhasil mengakhiri kompetisi dengan hasil terbaik. Tim tersebut mengalahkan RW 04 dengan skor 1-0 dalam salah satu pertandingan.
Sementara itu, RW 01 membuka turnamen dengan kemenangan 1-0 atas RW 05 atau Delima FC. Pada laga perebutan posisi ketiga, RW 05 kembali meraih kemenangan 1-0 atas RW 04 melalui tendangan penalti setelah terjadi pelanggaran di depan gawang.
Pertandingan antara RW 01 dan RW 03 berakhir imbang 1-1 pada waktu normal. Adu penalti kemudian dimenangi RW 03 dengan skor 3-2, yang mengantarkan tim tersebut meraih gelar juara berdasarkan hasil yang disampaikan.
Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan menjadi awal bagi pengembangan olahraga dan kegiatan kepemudaan di Kelurahan Malaka Sari. Lebih dari sekadar hasil pertandingan, kompetisi tersebut membawa harapan agar generasi muda semakin aktif, kompak, dan mampu menjunjung tinggi sportivitas dalam kehidupan bermasyarakat.
















