Solok, Sumatera Barat, Detik kriminal | Jumat, 30 Januari 2026 — Wakil Bupati Solok H. Candra, S.HI., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, S.Sos., M.Si., memimpin kegiatan gotong royong (goro) bersama membersihkan lahan pertanian yang terdampak sisa material pascabanjir bandang di wilayah Kecamatan Junjung Sirih.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Solok, BNPB, Dinas PUPR, Kodim 0309/Solok, serta partisipasi luas dari unsur pendidikan dan masyarakat. Hadir pula sekolah-sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten dan Kota Solok, para guru, relawan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP), Camat Junjung Sirih Neni Amelia beserta jajaran, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Junjung Sirih bersama kelompok tani, serta Wali Nagari Paninggahan Candra Hermiyanto, S.Pd (Datuk Palindih) beserta perangkat nagari.

Turut ambil bagian siswa dan tenaga pendidik dari SDIT Dambaan Umat Paninggahan dan MTs Paninggahan, para tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat yang bersama-sama membersihkan lahan pertanian dari material sisa banjir.
Untuk mempercepat proses pembersihan, sejumlah alat berat dikerahkan, termasuk truk pengangkut pasir, alat pemotong kayu (chainsaw/sinso), serta penanganan kayu-kayu gelondongan yang menumpuk di area pertanian. Material kayu yang tidak dapat dimanfaatkan dibakar secara terkendali, sementara sisa lumpur dan pasir diangkut keluar dari lahan.
Wakil Bupati Solok menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian bersama dalam memulihkan sektor pertanian warga pascabanjir bandang. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna mempercepat pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah terdampak.
Gotong royong ini sekaligus menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam menghadapi bencana serta membangun kembali kehidupan pascabanjir.
(Jasman)













