Labuhanbatu, Detik kriminal — Jemaat Huria Kristen Indonesia (HKI) Resort Khusus Rantauprapat melaksanakan ibadah Minggu berbahasa Indonesia pada Minggu, 15 Maret 2026 dengan mengangkat tema “Hidup Sebagai Anak Terang.” Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh ratusan jemaat yang memadati gereja di Jalan Kayu Raja Bypass Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Ibadah dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh para pelayan gereja sesuai dengan jadwal pelayanan yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, khotbah disampaikan oleh Pdt. Benyamin Saragi dengan dasar firman Tuhan dari Efesus 5:8–14. Dalam pesannya, jemaat diajak untuk menjalani kehidupan sebagai “anak terang”, yaitu hidup dalam kebenaran, kasih, serta menjauhi perbuatan yang tidak mencerminkan nilai-nilai iman Kristen.
Adapun susunan pelayanan ibadah dipandu oleh St. MH Tambunan sebagai pembawa agenda, doa syafaat dipimpin oleh St. PB Sihite, serta pelayanan pintu dilaksanakan oleh St. P. Br Hutagaol dan St. T. Hasibuan.
Sementara itu, secara kelembagaan gereja **Huria Kristen Indonesia Resort Khusus Rantauprapat saat ini dipimpin oleh Pdt. SB. Sipahutar sebagai pimpinan resort. Dalam struktur kepengurusan gereja tersebut, St. P. Simarmata, MM menjabat sebagai sekretaris, dan B. Br. Simanjuntak sebagai bendahara.
Rangkaian liturgi ibadah diawali dengan votum, puji-pujian jemaat, pengakuan dosa, pembacaan epistel dari 1 Samuel 16:1–13, persembahan jemaat, pelayanan paduan suara, hingga penyampaian khotbah dan doa penutup.
Selain itu, pada lembar tata ibadah juga dicantumkan ayat-ayat bacaan Alkitab harian bagi jemaat selama satu pekan ke depan sebagai bahan perenungan rohani.
Melalui ibadah Minggu tersebut, diharapkan jemaat Huria Kristen Indonesia Rantauprapat semakin dikuatkan dalam iman serta mampu menerapkan nilai-nilai kekristenan dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis: Ramses Sihombing













