Menu

Mode Gelap
 

Nasional

Herry Dahana: Dukungan dan Partisipasi Rakyat Menjadi Kekuatan Bangsa Menghadapi Ketidakpastian Global

badge-check


					Herry Dahana: Dukungan dan Partisipasi Rakyat Menjadi Kekuatan Bangsa Menghadapi Ketidakpastian Global Perbesar

Jakarta, 14 Juni 2026 – Mantan Deputi Politik dan Strategi Wantannas RI Tahun 2022, Heribertus Dahana Resmiwara, menilai bahwa tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, di tengah berbagai gejolak global, kekuatan utama bangsa terletak pada persatuan, optimisme, dan partisipasi rakyat dalam mendukung pembangunan nasional.

Herry mengatakan dunia saat ini sedang menghadapi berbagai perubahan besar, mulai dari perlambatan ekonomi global, meningkatnya rivalitas geopolitik, ancaman keamanan siber, hingga berkembangnya perang informasi yang dapat memengaruhi stabilitas sosial dan politik suatu negara.

“Situasi dunia saat ini menuntut setiap bangsa untuk memperkuat daya tahannya. Indonesia tidak boleh terjebak dalam pesimisme. Justru kita harus membangun kepercayaan diri nasional dan memperkuat semangat kebersamaan untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada,” ujarnya, Minggu (14/6).

Menurut Herry, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat agar berbagai program strategis dapat berjalan secara efektif. Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol publik, melainkan menghadirkan keseimbangan antara pengawasan dan kontribusi positif terhadap pembangunan.

“Pemerintah perlu diawasi, tetapi bangsa ini juga memerlukan energi positif. Kita harus mampu membangun budaya demokrasi yang sehat, yaitu mengkritik ketika perlu dan mendukung ketika kebijakan yang dijalankan bertujuan untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Ia menilai bahwa salah satu tantangan terbesar di era digital adalah semakin mudahnya penyebaran informasi yang belum tentu benar. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kemampuan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang memecah belah.

“Di era media sosial, informasi bergerak sangat cepat. Karena itu masyarakat harus semakin kritis, melakukan verifikasi, dan tidak mudah menyimpulkan sesuatu hanya berdasarkan potongan informasi yang belum lengkap,” ujar Herry.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa persatuan nasional merupakan aset strategis yang harus terus dijaga. Dalam sejarah berbagai negara, kata Herry, kemajuan sering kali lahir dari kemampuan masyarakat untuk bersatu menghadapi tantangan bersama.

“Perbedaan adalah keniscayaan dalam demokrasi. Yang penting adalah bagaimana kita mengelola perbedaan tersebut menjadi kekuatan kolektif, bukan menjadi sumber perpecahan,” tegasnya.

Herry juga mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan akademisi, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pelaku usaha, serta generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat semangat kebangsaan.

Menurutnya, tantangan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan kerja sama lintas sektor dan komitmen bersama untuk mengutamakan kepentingan nasional.

“Kita memiliki peluang besar untuk menjadi bangsa yang maju. Namun keberhasilan itu tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, melainkan juga oleh kontribusi seluruh rakyat Indonesia dalam menjaga persatuan, memperkuat produktivitas, dan membangun optimisme nasional,” katanya.

Herry optimistis Indonesia mampu melewati berbagai tantangan global apabila seluruh komponen bangsa terus menjaga semangat gotong royong yang menjadi karakter utama bangsa Indonesia.

“Ketika rakyat dan pemerintah berjalan bersama, ketika kritik disampaikan secara konstruktif, dan ketika persatuan tetap menjadi prioritas, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang kuat untuk terus maju dan berkembang,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026

17 Mei 2026 - 06:56 WIB

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

17 Mei 2026 - 05:13 WIB

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

17 Mei 2026 - 02:01 WIB

Presiden Prabowo: Ketahanan Pangan Jadi Fondasi Kedaulatan Bangsa

17 Mei 2026 - 01:59 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

17 Mei 2026 - 01:57 WIB

Trending di Nasional