Labuhanbatu, Detik Kriminal – Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu menunjukkan dukungannya terhadap kegiatan sosial dan keagamaan yang digagas Huria Kristen Batak Protestan ( Gereja HKBP Lobusona Resort Nauli Rantauprapat), melalui penyelenggaraan Konser Rohani bertema “Harmoni Alam untuk Keluarga”.
Dukungan tersebut mengemuka dalam audiensi antara panitia konser rohani bersama Pendeta Resort HKBP Nauli Rantauprapat dengan jajaran Polres Labuhanbatu. Audiensi dengan Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si, melalui Kasat Intel Polres Labuhanbatu, AKP Colia, di ruang kerja Kasat Intel Polres Labuhanbatu.
Dalam audiensi tersebut hadir Pdt. D.H. Simangunsong, M.Th., Agus Imanuel Bukit selaku ketua Panitia, Cal St. H. Sihombing selaku sekretaris, serta Sri Hasnah Butarbutar selaku unsur yang terlibat dalam persiapan kegiatan.
Konser rohani ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 November 2026 mendatang yang diselenggarakan di HKBP Lobusona itu, tidak sekadar menjadi perhelatan musik rohani. Kegiatan tersebut juga membawa misi kemanusiaan melalui penggalangan dana bagi korban bencana di Tapanuli Raya serta mendukung pelayanan Diakonia HKBP Lobusona.
Menariknya, Polres Labuhanbatu turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan memberikan bantuan bibit pohon dan bibit buah, sekaligus menyatakan dukungan terhadap terselenggaranya konser rohani tersebut.
Keterlibatan Polres Labuhanbatu menjadi bagian penting dari pesan yang ingin disampaikan melalui tema “Harmoni Alam untuk Keluarga”.
Tema ini mengajak masyarakat untuk kembali menyadari keagungan Tuhan sebagai Pencipta alam semesta sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk merawat dan menjaga seluruh ciptaan-Nya.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan ketika kegiatan keagamaan dipadukan dengan aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Penggalangan dana untuk masyarakat terdampak bencana berjalan beriringan dengan gerakan penghijauan melalui pemberian bibit pohon dan buah.
Melalui konser ini, panitia berharap masyarakat tidak hanya menikmati sajian rohani, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam semangat berbagi, peduli terhadap sesama, serta menjaga kelestarian alam.
Konser Rohani “Harmoni Alam untuk Keluarga” pun diharapkan menjadi ruang kebersamaan antara gereja, masyarakat, dan berbagai pihak, termasuk kepolisian, untuk menghadirkan kegiatan yang memiliki nilai spiritual sekaligus manfaat nyata bagi kemanusiaan dan lingkungan.
Dari harmoni iman lahir kepedulian, dari kepedulian tumbuh aksi untuk sesama dan alam.M.SUKMA


















