banner 728x250

PW PGMNI Sumut Siap Jadi Mitra Strategis Penmad Kemenag Dalam Memajukan Madrasah

banner 120x600
banner 468x60

Detik kriminal – Pengurus Wilayah Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PW PGMNI) Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dan menjadi mitra strategis Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dalam memajukan madrasah dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Ketua PW PGMNI Sumut, H. Idris Aritonang, S.Sos.I, mengatakan bahwa kehadiran PGMNI bukan untuk mengganggu, mengambil alih, ataupun mencampuri kewenangan pihak lain. PGMNI hadir untuk memberikan kontribusi sesuai kapasitas organisasi dan membangun kolaborasi yang bermanfaat bagi madrasah.

banner 325x300

PGMNI hadir bukan untuk mengganggu, tapi untuk berkontribusi. Kami tidak ingin mengambil peran siapapun. Justru kami ingin menjadi mitra yang membantu dan memperkuat program-program untuk kemajuan madrasah,” ujar H. Idris Aritonang.

Menurutnya, sinergi antara PGMNI dengan Penmad tidak harus dibangun secara kaku. Banyak ruang kolaborasi yang dapat dilakukan sepanjang dikomunikasikan dan disesuaikan dengan tugas serta kewenangan masing-masing.

Jangan kita kaku dalam bersinergi. Apa yang bisa kita bantu, kita bantu. Apa yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita sinergikan. Yang penting tujuannya sama, bagaimana madrasah kita semakin maju dan guru-guru semakin mendapatkan perhatian,” katanya.

Saat ini, 17 kabupaten/kota di Sumatera Utara telah terbentuk PD PGMNI. Dengan jaringan tersebut, PGMNI memiliki kekuatan untuk menggerakkan potensi masyarakat dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan madrasah.

Salah satu kontribusi yang telah dan terus didorong PGMNI adalah membantu madrasah swasta dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana melalui jaringan aghniya, donatur dan masyarakat yang peduli terhadap pendidikan.

PGMNI berupaya menjadi jembatan antara madrasah yang membutuhkan dukungan dengan pihak-pihak yang memiliki kemampuan dan kepedulian untuk membantu.

Selain itu, ruang sinergi dengan Penmad dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, antara lain pembinaan guru, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, penguatan kelembagaan madrasah, sarana dan prasarana, wawasan kebangsaan, moderasi beragama, digitalisasi pendidikan, perlindungan anak dan peserta didik, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

PW PGMNI Sumut juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, melalui Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, yang telah memberikan ruang kepada guru-guru madrasah untuk mendapatkan pembinaan dan penguatan wawasan kebangsaan.

Menurut H. Idris, pembinaan wawasan kebangsaan bagi guru madrasah merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki nilai keagamaan sekaligus kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Ke depan, kegiatan pembinaan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara bergilir dengan melibatkan guru-guru madrasah dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara melalui Kesbangpol yang telah memberikan ruang bagi guru-guru madrasah. Ini merupakan bentuk perhatian yang sangat baik. Mudah-mudahan pembinaan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak guru madrasah,” ungkap H. Idris.

H. Idris menegaskan, PGMNI tidak ingin hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi juga ingin ikut mengambil bagian dalam mencari solusi dan menjalankan program yang memberikan manfaat.

Dengan terbentuknya 17 PD PGMNI kabupaten/kota, pihaknya berharap seluruh jaringan PGMNI dapat bergerak bersama dan membangun komunikasi yang baik dengan Kementerian Agama, khususnya Penmad di daerah masing-masing.

Kita tidak ingin hanya menjadi organisasi yang banyak bicara. Kita ingin hadir dengan karya dan kontribusi. Kalau ada madrasah yang membutuhkan bantuan, kita berusaha mencari jalan keluarnya. Kalau ada program pemerintah yang bisa kita dukung, kita siap membantu,” tegasnya.

Ia berharap hubungan antara PW PGMNI Sumut dan Penmad Kanwil Kemenag Sumut ke depan semakin terbuka, komunikatif dan produktif.

PGMNI hadir bukan untuk mengganggu, tetapi untuk berkontribusi. Mari kita hilangkan sekat-sekat, kita buka ruang komunikasi dan kita bangun kolaborasi. Karena tujuan kita sama: memajukan madrasah, meningkatkan kualitas guru dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” pungkas H. Idris Aritonang, S.Sos.I.

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *