Kualuh Leidong, Detik Kriminal.id – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-98, Kantor Kecamatan Kualuh Leidong menggelar upacara peringatan di halaman Kantor Kecamatan Kualuh Leidong, Rabu (28/10/2026) pukul 08.00 Pagi.
Upacara dipimpin oleh Camat Kualuh Leidong Riva Arya Ritonga yang bertindak sebagai inspektur upacara, dan hal yang menarik Kader Pemuda Pancasila Kualuh Leidong dibawah pimpinan ketua PAC Umar Syahputra Daulay, bertindak langsung sebagai komandan upacara hingga pembaca UUD 45.
Camat Kualuh Leidong yang menekankan pentingnya Hari Sumpah Pemuda sebagai tonggak sejarah kebangsaan Indonesia.
Momen ini, menurutnya, menjadi refleksi bagi bangsa Indonesia tentang tekad pemuda yang sejak 1928 telah berani bersatu di tengah keragaman demi satu tujuan mulia menghadirkan Indonesia yang kokoh.
Nilai-nilai luhur dari Sumpah Pemuda tahun 1928 harus terus digemakan sebagai penguat kesadaran dan karakter bangsa di tengah perubahan situasi yang kian cepat. Hal ini penting agar daya tahan dan kekuatan bangsa Indonesia tetap terjaga, menghadapi tantangan global yang semakin kompleks ujar Riva Ritonga dilokasi.
Tampak dilokasi upacara, Kader Pemuda Pancasila Kualuh Leidong mengambil peran dalam setiap sesi dalam upacara sumpah pemuda tersebut, Bukan hanya sakral tapi ini moment yang sangat membahagiakan bagi seluruh kader PP di Indonesia yang merayakan hari jadi ke 67 tahun.
Berikut kader PP yang bertugas pagi tadi :
Komandan upacara Zulfan Amirul Ghozali, SM.
Perwira upacara Niko Ansori Siregar
Pembaca UUD 1945 Syahputra
Pembaca kongres Syahril Azmi Nasution
Turut sertanya kader PP Leidong dalam upacara Sumpah Pemuda Kali ini menjadi bukti di balik kepimpinan Umar Syahputra Daulay Pemuda Pancasila Kualuh Leidong tetap kompak dan maju serta selalu dekat dengan masyarakat.
Umar Syahputra Daulay ketua PAC PP Kualuh Leidong, mengatakan bahwa Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum penting bagi pemuda Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan nasional. Harapan besar disematkan pada pemuda, sebagai pemilik masa depan, untuk menjadi agen perubahan dan pembangunan yang berkelanjutan.” Tegas Umar
Upacara yang diikuti oleh segenap elemen ini menjadi pengingat bahwa pemuda bukan hanya sekadar penerus bangsa, tetapi subjek aktif dalam kemajuan Indonesia. Perhatian yang lebih besar terhadap pengembangan kepemudaan, baik dalam peran pemuda sebagai pelaku maupun sasaran pembangunan, diharapkan akan memperkuat fondasi bangsa untuk mencapai masa depan yang gemilang.” Tambahnya.
Diakhir, Umar berpesan generasi pemuda pemudi Indonesia agar dapat menjadi generasi penerus bangsa, dan yang penting jauh dari narkoba.” Pungkasnya mengakhiri.


















