Menu

Mode Gelap
 

Organisasi

Sinergi Lintas Sektor dan Kearifan Lokal, Kunci Atasi Krisis Lingkungan Jakarta

badge-check


					Sinergi Lintas Sektor dan Kearifan Lokal, Kunci Atasi Krisis Lingkungan Jakarta Perbesar

Jakarta –Detikkriminal.id, Senin, 26 Januari 2026. Jakarta kini berada dalam kondisi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.

Sebagai kota global, Jakarta tidak hanya dituntut mampu bersaing secara ekonomi, tetapi juga harus menyelesaikan persoalan mendasarnya,

terutama krisis lingkungan yang kian nyata
disampaikan saat wawancara di Jalan Sodong Raya, Cipinang Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Isu lingkungan menjadi salah satu fokus utama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Sejalan dengan itu, Ketua PWNU DKI Jakarta,

KH. Lutfi Hakim, MA, beberapa waktu lalu menegaskan bahwa langkah prioritas yang harus segera dilakukan adalah mengoreksi kebijakan tata ruang yang selama ini terbukti berkontribusi terhadap menurunnya fungsi daerah resapan air.

Menurut Bang Febi, pimpinan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan DAS Cakung, Buaran, dan Sunter, pernyataan KH. Lutfi Hakim merupakan cerminan dari kondisi riil Jakarta saat ini.

“Masalah lingkungan di Jakarta tidak bisa diselesaikan secara sektoral.

Diperlukan langkah-langkah strategis dan terintegrasi,” ujar Bang Febi.
Ia menekankan pentingnya membentuk wadah komunikasi lintas sektor sebagai sarana sinergi antara SKPD,

pemangku kepentingan, komunitas, dan masyarakat. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog untuk mencari solusi bersama,

sekaligus membantu pemerintah dalam merumuskan perencanaan dan kebijakan yang lebih berkelanjutan.
Bang Febi juga menyoroti pentingnya kebijakan yang berorientasi pada konservasi air dan tanah guna meminimalisir potensi bencana,

sekaligus meningkatkan kesadaran serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penyelesaian persoalan lingkungan di Jakarta tidak cukup hanya dengan pendekatan teknis dan regulasi.

Kita harus mengedepankan kebudayaan dan kearifan lokal sebagai fondasi dalam membangun kesadaran kolektif dan perubahan perilaku,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari KMB (Komunitas Media Betawi) yang menyatakan siap berperan aktif dalam menyuarakan isu lingkungan dan mendorong kolaborasi lintas sektor.

Dengan sinergi lintas sektor, koreksi kebijakan tata ruang, serta penguatan nilai-nilai lokal,

Jakarta diharapkan dapat bertransformasi menjadi kota global yang tidak hanya modern, tetapi juga tangguh, berkelanjutan, dan berpihak pada lingkungan.

Ahmad Fauzi /Amatd

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BKPRMI DKI Jakarta Dorong Stabilitas Ramadan, Dukung Gerakan Jaga Jakarta

19 Maret 2026 - 11:33 WIB

Bangun Sinergitas, Forwaka dan SMSI Labuhanbatu Raya Buka Puasa Bersama di Istana CAD

17 Maret 2026 - 14:06 WIB

Bulan Suci Ramadan, MIO Jakarta Timur Bagikan Santunan untuk 146 Anak Yatim di Panti Asuhan

13 Maret 2026 - 12:26 WIB

Kepedulian di Bulan Ramadhan, MIO Indonesia PD Jakarta Timur Santuni 146 Anak Yatim di Duren Sawit

12 Maret 2026 - 17:04 WIB

Sebagai Pilar Keempat, MIO Indonesia Siap Berikan Kontrol Sosial dan Kritik Membangun bagi Pemerintah

11 Maret 2026 - 11:53 WIB

Trending di Organisasi