JAKARTA — Seorang bayi berusia 9 bulan dikabarkan tengah menjalani penanganan intensif setelah diduga mengalami tindak kekerasan yang menyebabkan luka di sejumlah bagian tubuh. Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial melalui unggahan yang menyebut bayi mengalami memar, luka, hingga dugaan patah pada tangan dan kaki.
Dalam unggahan yang beredar, disebutkan bayi tersebut kerap dibawa mengamen hingga larut malam dan memiliki riwayat penyakit jantung bawaan sejak lahir.
Bayi itu juga dikabarkan telah dijemput oleh tim pendamping sosial untuk mendapatkan perlindungan dan penanganan lebih lanjut.

Sejumlah warga di lingkungan sekitar mengaku mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap bayi tersebut. Namun demikian, informasi mengenai pihak yang diduga melakukan penganiayaan masih simpang siur.
“Ada yang menyebut ayahnya yang melakukan kekerasan,”ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga terkait dugaan tersebut. Aparat berwenang dan pihak pendamping sosial juga masih melakukan penelusuran untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
Sementara itu, kondisi bayi disebut tengah mendapat perhatian khusus dari tim medis dan pendamping sosial guna memastikan keselamatan serta pemulihan kesehatannya.
Kasus ini menuai perhatian masyarakat dan diharapkan dapat ditangani secara profesional serta mengedepankan perlindungan terhadap anak.
Aparat diharapkan segera melakukan pendalaman agar penyebab luka yang dialami korban dapat terungkap secara jelas dan objektif.













