banner 728x250
TNI  

Calon Prajurit Meninggal Saat Pendidikan, Nini Libertina Waruwu, TNI Harus Buka Fakta Evaluasi Total Agar Kepercayaan Masyarakat Tidak Luntur

banner 120x600
banner 468x60

Medan, Detik kriminal – 24 Juli 2026 – Dunia pendidikan militer seharusnya menjadi tempat yang aman untuk membentuk karakter, disiplin, dan jiwa pengabdian kepada bangsa. Tempat di mana para pemuda terbaik ditempa menjadi prajurit yang kelak menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, bukan menjadi ruang yang menimbulkan pertanyaan dan duka mendalam bagi keluarga.

Harapan itu kini berubah menjadi kesedihan bagi keluarga almarhum **Genial Gavensi Gulo**, seorang calon prajurit TNI asal Kabupaten Nias Barat yang meninggal dunia saat mengikuti pendidikan. Peristiwa tersebut menyisakan duka sekaligus memunculkan tuntutan agar penyebab kematiannya diungkap secara terang, objektif, dan transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

banner 325x300

Tokoh Perempuan Nias Barat sekaligus Advokat di Kota Medan, Nini Libertina Waruwu, SH., CLPP, menegaskan bahwa setiap peserta pendidikan militer memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan selama menjalani proses pembinaan.

> “Pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman untuk membentuk generasi penerus bangsa. Apabila terjadi peristiwa meninggalnya seorang calon prajurit dalam masa pendidikan, maka seluruh fakta harus dibuka secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat,” tegas Nini Libertina Waruwu.

Ia meminta Pangdam I/Bukit Barisan dan Danrindam I/Bukit Barisan memberikan penjelasan yang terbuka kepada publik serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pendidikan apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau kelalaian.

Selain itu, Nini juga meminta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk memberikan perhatian serius terhadap peristiwa ini dengan memastikan proses pemeriksaan berjalan profesional, independen, dan akuntabel.

Menurutnya, keterbukaan institusi merupakan langkah penting untuk menjaga kehormatan TNI sebagai institusi yang selama ini mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Kami tidak ingin peristiwa seperti ini terulang kembali. Apabila ada pihak yang bertanggung jawab berdasarkan hasil pemeriksaan yang sah, maka harus diproses sesuai hukum. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan pelanggaran, hal tersebut juga harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik terhadap TNI,” ujarnya.

Nini menegaskan bahwa tujuan dari penyampaian ini bukan untuk menghakimi siapa pun, melainkan mendorong pengungkapan fakta secara objektif sehingga keluarga memperoleh kejelasan dan masyarakat tetap memiliki kepercayaan terhadap proses penegakan disiplin serta hukum di lingkungan TNI.

“Keadilan bagi almarhum Genial Gavensi Gulo adalah bagian dari upaya menjaga marwah institusi TNI. Jangan biarkan pertanyaan publik terus berkembang karena kurangnya keterbukaan. Ungkap fakta, tegakkan aturan, dan pastikan peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.”

Apabila diinginkan, saya juga dapat Buatkan saya versi siaran pers yang lebih keras dan bernuansa advokasi, namun tetap menjaga agar tidak menyatakan dugaan sebagai fakta yang belum terbukti.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *