Probolinggo, detikkriminal.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menurunkan Tim Gabungan bersama Polres Probolinggo dan Polda Jatim, untuk menyelidiki kecelakaan maut yang terjadi di Desa Broto Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo 14 September 2025 lalu.
Bus Hino InD’S 88 dengan Nopol P 7221 UG yang mengalami kecelakaan tersebut, membawa rombongan keluarga karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember, yang akan melaksanakan rekreasi sekaligus syukuran kelulusan S1 salah seorang Karyawan ke Kawasan Gunung Bromo.

Menurut keterangan Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal kepada awak Media 16 September 2025, pihaknya membentuk Tim Gabungan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
” Kita bentuk Tim gabungan untuk menyelidiki penyebab kasus kecelakaan ini, ada dari Korlantas, Polda Jatim dan Polres Probolinggo ” ujarnya.
Dia juga mengatakan, Tim Korlantas membawa peralatan khusus berupa Traffic Accident Analyzer (TAA) dengan tehnologi tiga dimensi, radar tiga dimensi dan drone untuk mendukung penyelidikan, sehingga bisa diketahui penyebab kecelakaan tersebut
” Hasilnya nanti akan bisa membantu menguatkan bagaimana posisi awal kendaraan, kemudian pada saat kejadian dan pada saat setelah kejadian ” katanya.
Sementara itu ditempat terpisah, Pemilik RSBS Jember dr Faida mengatakan, jumlah Karyawan dan keluarganya yang ikut dalam rombongan Bus Wisata ke Gunung Bromo sebanyak 53 orang.

” Sebanyak 24 orang mengalami Cidera ringan, sedangkan yang mengalami Cidera berat sebanyak 21 orang serta 8 orang meninggal dunia ” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, dari 21 korban yang mengalami Cidera sedang hingga berat, sebanyak 8 orang menjalani operasi patah tulang, dan 1 orang menjalankan operasi bedah syaraf karena menderita cidera kepala berat.
” Untuk 8 orang yang meninggal, sudah dimakamkan oleh pihak keluarga masing masing ” jelasnya
Menurut informasi yang dihimpun, awalnya perjalanan Bus yang dikendarai olehnya Al Bahri dengan Kernet bernama Megi tersebut, dalam perjalanan menuju Bromo, tidak ada kendala, namun ketika dalam perjalanan pulang, Rem Bus tersebut diduga bermasalah sehingga membuat laju kendaraan tetap berada di kanan hingga menabrak pembatas jalan sebelah kanan, kemudian menabrak sebuah sepeda motor Nopol N 2856 OE sekira pukul 11.45 wib.
Hingga kini Peristiwa Naas tersebut masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian.
(Sukmawati)













