Lampung, detikkriminal.id– Satreskrim Polres Lampung Tengah menangkap seorang pria beristri berinisial SI (42), karena diduga telah melakukan pembunuhan terhadap kekasih gelapnya, yakni seorang Siswi SMA berinisial ADR (16).
Korban ADR tewas dibunuh tersangka di area perkebunan tebu, yang jasadnya dibuang ke sungai di Kampung Gunung Batin Udik kecamatan terusan Nunyai Lampung tengah.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah Iptu Devrat Aolia Arfan, ketika dikonfirmasikan; oleh awak media pada Sabtu 20 September 2025 mengatakan, bahwa jasad korban ADR ini ditemukan sudah dalam kondisi membengkak dan membusuk setelah dibuang kesungai oleh Tersangka.
” Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu malam 14 September 2025 lalu, dan sebelum terjadi pembunuhan, Korban ADR sempat ikut bersama tersangka ke acara Orgen Tunggal di Kabupaten Tulangbawang ” ujar Devrat.
Dia melanjutkan, berdasarkan hasil Pemeriksaan, tersangka mengatakan bahwa di acara Orgen Tunggal tersebut, dirinya sempat mengkonsumsi Narkoba, hal ini diperkuat dengan barang bukti berupa alat hisap sabu yang dibuat dari botol minuman kemasan teh.

” Usai menyaksikan hiburan tersebut hingga dini hari, selanjutnya tersangka mengajak ADR menuju perkebunan tebu, yang kemudian menjadi lokasi pembunuhan ” katanya
Dia juga mengatakan, setelah korban dibunuh dengan memukul tubuh korban berkali kali menggunakan sebatang kayu, tubuh korban kemudian diseret ke aliran sungai yang tak jauh dari lokasi TKP, lalu meninggalkannya disana.
” Sebelum kejadian pembunuhan, korban meminta uang 8 juta kepada tersangka untuk membeli iPhone, sementara tersangka hanya memiliki uang 3 juta, kemudian korban melemparkan uang tersebut ke muka tersangka, yang membuat tersangka emosi dan terjadilah pembunuhan tersebut ” jelasnya.
Disisi lain, Pelaku ini juga dinyatakan sempat akan bunuh diri dengan menegak racun tikus dirumahnya, namun sempat diselamatkan oleh keluarganya dan dibawa ke rumah sakit.
” Saat dirawat itulah, tersangka pelaku mengaku kepada keluarganya telah membunuh seorang wanita, yang kemudian diketahui oleh Pihak Kepolisian ” pungkasnya
( Andi )








