Surabaya, detikkriminal.id – Sungguh Naas nasib yang dialami oleh Mardi (41) (bukan nama sebenarnya), dirinya sempat merasakan kepedihan satu malam di lookdown di Liponsos Surabaya.
Menurut cerita Mardi kepada detikkriminal.id biro Surabaya, awalnya dirinya berangkat dari Semarang bermaksud mencari pekerjaan di Daerah Malang, namun ditengah jalan tepatnya di Margomulyo Surabaya, dia diturunkan sekitar pukul 04.00 wib.

” Saya diturunkan di Margomulyo, kemudian saya berjalan kaki masuk ke kota Surabaya ” ujarnya
Dilanjutkan oleh Mardi, sekitar pukul 07.30 wib diseputaran jalan Diponegoro Surabaya, perjalananya dihentikan oleh Satpol PP Surabaya dan menanyakan tujuannya
” Saya ditanya sama satpol PP, saya bilang saya kehabisan ongkos dan mencari kantor Dinas Sosial, kemudian oleh Satpol PP saya dibawa ke Liponsos Surabaya ” katanya
Diperjelasnya, setelah sampai di Liponsos tersebut, dia kemudian didata dan setelah didata, dirinya ditahan selama sehari semalam dalam ruangan seperti Sel Penjara.
” Saya juga bingung, karena ada ratusan orang baik laki laki dan perempuan disana, ada ODGJ, Pengemis Jalanan, Pengamen, Lansia dan lain lain, padahal saya dan beberapa orang disana yang kehabisan uang atau kecopetan, hanya minta dibantu untuk kepulangan, kok dibawa keruangan yang seperti itu ” jelasnya
Dia juga mengatakan, satu malam di Liponsos itu, sama seperti penjara, bahkan minum air putih pun diambil dari keran yang katanya sudah di filter
” Kalau sudah di filter, kok airnya ada rasa kaporit, dan juga piringnya pakai piring plastik yang dicuci dan dipakai.lagi, jadi bisa saja piring makan bekas ODGJ, walaupun sudah dicuci bisa dapat di kami yang masih waras ” ungkapnya
Dilanjutkannya, Setelah satu malam di Liponsos, mereka yang memiliki KTP kemudian dipindahkan ke Dinsos Propinsi Jatim
” Di dinsos Propinsi ini, kami merasa lebih.manusiawi, setelah kami didata, kami.diberi tempat istirahat dan diberi kupon makan dan kupon tersebut ditukarkan ke Kantin, di Dinsos Propinsi ini, makanannya jauh lebih baik, tidak pakai piring tapi menggunakan sterefoam, makanannya pun enak, minumnya dari air galon bahkan es teh manis, dan hanya satu malam kami sudah dapat tiket untuk pulang ke Semarang ” ujarnya.
Diakhir pembicaraan, Mardi mengatakan, bahwa jangan pernah kena razia Satpol PP Surabaya, karena pasti akan dikirim ke Liponsos
” Jangan lagi dah, tobat ke liponsos, orang waras kalau lama ditahan disana bisa jadi gila ” pungkas Mardi
(Sukmawati)








