Labuhanbatu. Detik kriminal.id— Apresiasi kepedulian pemadam Kebakaran (Damkar) memberikan bantuan dua unit mobil damkar berisikan air untuk Kebutuhan warga terdampak mati lampu.
Bantuan air yang di berikan bentuk kepedulian kemanusian untuk warga aek Pahing untuk beribadah akibat mati lampu.

Kasat Pol PP M. Yunus Hasibuan SH saat di konfirmasi awak media ini, mengenai hal banrtuan dua unit damkar berisikan air untuk kebutuhan warga menjalankan ibadah sholat
Yunus juga mengatakan bantuan air ada dua unit damkar kita berikan ke masjid untuk warga aek Pahing untuk beribadah.Ucapnya.
Terpisah kepala Rayon ULP Rantau Prapat Reza saat di konfirmasi awak media ini dengan nomor HP 081289xxxxxx, mengenai keresahan warga terkait padam nya lampu sudah hampir 24 belum menjawab.
Pemadaman listrik yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kota Rantau Prapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sudah 22 jam Padamnya aliran listrik secara total menyebabkan berbagai aktivitas masyarakat lumpuh, mulai dari aktivitas rumah tangga, usaha, dan terganggu menjalankan ibadah akibat aliran air PDAM juga mati.
Situasi semakin parah karena tidak ada nya informasi secara resmi kepada masyarakat oleh pihak PLN Rantau Prapat.
Salah seorang warga sebut Zul yang diwawancarai media ini di kawasan Rantau Prapat mengaku kecewa terhadap pihak PLN karena hingga terjadinya pemadaman, tidak ada informasi maupun pemberitahuan resmi kepada masyarakat.

“Seharusnya ada pemberitahuan dulu dari PLN supaya masyarakat bisa bersiap. Selain lumpuhnya aktifitas warga dan anak yang pergi ke sekolah sudah jelas terganggu akibat air PDAM juga mati. aktivitas juga terganggu total,” ungkap warga tersebut dengan nada kecewa.
Masyarakat berharap pihak PLN khususnya wilayah Rantau Prapat segera memberikan penjelasan resmi terkait penyebab padamnya listrik yang terjadi secara menyeluruh tersebut, serta memastikan penanganan cepat agar kondisi kembali normal.
Disisi lain, awak media ini konfirmasi kepada pegawai PLN HR inisial terkait pemadam lampu sejak Jumat, pukul 19.00 Wib hingga sampai sore ini .
Saat di konfirmasi Sabtu,23/5/26 , sekira pukul 12.22 WIB, HR mengatakan sebagian sudah hidup untuk areal R2 sudah hidup, tapi untuk beberapa tempat belum hidup, nih saya lagi monitor di lapangan, di singgung terkait pemulihan wilayah yang terdampak mati lampu, HR mengatakan mungkin sekira pukul 14.00 WIB sudah pulih, namun hingga sore ini lampu masih kondisi padam.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN Kota Rantau Prapat belum Dapat di konfirmasi terkait penyebab terjadinya pemadaman listrik. M. SUKMA













