Menu

Mode Gelap
 

Berita Kasus

KASUS DUGAAN BULLYING DI PONDOK PESANTREN BOJONG GEDE DI LAPORKAN KE KEMENAG KABUTEN BOGOR

badge-check


					KASUS DUGAAN BULLYING DI PONDOK PESANTREN BOJONG GEDE DI LAPORKAN KE KEMENAG KABUTEN BOGOR Perbesar

Jawa Barat, Detik kriminal – Dugaan kasus perundungan terhadap seorang santriwati di pondok pesantren SHOUTUL FATTAH, Bojong Gede, Jawa Barat memicu keprihatinan publik. Peristiwa tersebut dinilai mencerminkan lemahnya sistem pengawasan dan pembinaan di lingkungan pesantren. Selasa (9/6/2026).

Korban diketahui bernama salsabillah nadifa (16), seorang santriwati yang di duga mengalami tindakan kekerasan dan perlakukan tidak pantas oleh oknum ustad di pondok pesantren tersebut. Berdasarkan informasi yang di himpun, korban diduga mengalami tindakan perendahan martabat, seperti disirma air kotor, wajah dicoret menggunakan lipstik, hingga mengalami tindakan fisik berupa tamparan.

Tidak hanya itu,korban juga di kabarkan diberhentikan dari pondok pesantren dengan alasan yang di nilai tidak jelas. Akibat kejadian tersebut, korban disebut mengalami trauma fisik maupun psikologis.

Kasus ini mendapatkan perhatian dari sejumlah aktivis, termasuk forum pemuda Nusantara, yang di sebut telah mengawal persoalan tersebut dengan membuat pengaduan masyarakat (Dumasa) serta melaporkan kepada kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag KAB, BOGOR)

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan seharusnya menjadi tempat pembinaan moral, akhlak, serta pembentukan karakter bagi para santri dan santriwati. Karena itu dugaan tindakan perundungan maupun kekerasan di lingkungan pendidikan dinilai tidak dapat di benarkan dalam bentuk apapun.

Masyarakat pun berharap pihak terkait segera melakukan penelusuran dan tindak lanjut secara objektif Agara persoalan tersebut dapat di selesaikan secara adil dan transparan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pondok pesantren SHOUTUL FATTAH terkait dugaan peristiwa tersebut.

Red-

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DIDUGA LEMAHNYA PENGAWASAN APH DAN BEA CUKAI, PELABUHAN TIKUS BATAM BEBAS BEROPERASI SELUNDUPKAN BARANG ILEGAL

9 Juni 2026 - 12:58 WIB

2 Rumah Karyawan, 1 Mobil, dan 4 Sepeda Motor Dibakar, 1 Pekerja Dibacok; Polres Labuhanbatu Dinilai Belum Lakukan Cek TKP

9 Juni 2026 - 09:15 WIB

KELOMPOK TANI SUMBER SARI DESA SEI APUNG KASAT RESKRIM POLRES LABUHAN BATU SEPELE TERKAIT LAPORAN MEREKA ATAS BERULANGNYA PENGANIAYAAN DAN PEMBAKARAN DI DESA SUNGAI APUNG

8 Juni 2026 - 02:00 WIB

Rahmat Hidayat Merasa Dirugikan Pemberitaan Media Online, Tempuh Jalur Dewan Pers untuk Klarifikasi

7 Juni 2026 - 18:46 WIB

Gawat, Oknum Pegawai Bank Mandiri Rantauprapat Diduga Terlibat Narkotika Pil Ekstasi Dan Sabu 

6 Juni 2026 - 07:23 WIB

Trending di Berita Kasus