banner 728x250
Berita  

Semarak HUT RI Ke-81, Nagari Paninggahan Gelar MTQ Tingkat Nagari

banner 120x600
banner 468x60

SOLOK — Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diisi dengan kegiatan bernuansa religius di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Nagari Paninggahan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nagari Paninggahan Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di Musala Sahara, Lapau Kasik, Jorong Subarang, Nagari Paninggahan.

banner 325x300

Mengusung tema “Semangat Kemerdekaan Mambangkit Generasi Paninggahan Nan Qur’ani Basandi Syarak, Jo Baprestasi”, MTQ tahun ini menghadirkan dua cabang perlombaan, yakni Tahfidz Al-Qur’an dan Pildacil.

Kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang Ke-52 bersama Karang Taruna Remaja Sahara (KARESA) dalam rangkaian program Mitigasi Bencana Ke-52 Nagari Paninggahan.

Pembukaan MTQ berlangsung semarak dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta generasi muda. Turut hadir Kepala KUA Junjung Sirih H. Alizar Mayus, S.Ag., perwakilan Pj. Wali Nagari Paninggahan, para Kepala Jorong se-Nagari Paninggahan, Calon Wali Nagari Paninggahan Jufrizal, A.Md., Rudi Hartono Panito Pisang, S.Ag., Ketua Karang Taruna Remaja Sahara Betrizal Sandra, Kepala Sekolah SDIT Jefrizal, S.Pd., serta tokoh adat, tokoh masyarakat, alim ulama dan cadiak pandai.

Kegiatan juga diikuti para mahasiswa dan mahasiswi KKN UIN Imam Bonjol Padang, pengurus KARESA, para peserta lomba bersama orang tua, serta masyarakat sekitar yang antusias memberikan dukungan.

Ketua KARESA, Betrizal Sandra, mengatakan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan untuk mencari juara, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun karakter dan membina generasi muda Nagari Paninggahan agar semakin dekat dan mencintai Al-Qur’an.

«“Kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi bagaimana kita membangun generasi muda Paninggahan yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak yang baik, berprestasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai syarak,” ujar Betrizal.»

Sementara itu, pihak KKN UIN Imam Bonjol Padang berharap pelaksanaan MTQ tersebut dapat menjadi salah satu warisan positif selama masa pengabdian mahasiswa di Nagari Paninggahan.

Selain memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat silaturahmi antara mahasiswa KKN, pemuda, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, orang tua dan seluruh masyarakat.

Semangat kemerdekaan pun tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berilmu, berakhlak dan memiliki prestasi.

Melalui MTQ Tingkat Nagari Paninggahan Tahun 2026, masyarakat berharap lahir qari, qariah, serta dai dan dai cilik yang tidak hanya mampu mengharumkan nama Nagari Paninggahan, tetapi juga dapat membawa prestasi hingga ke tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan tingkat yang lebih tinggi.

Kemerdekaan yang sesungguhnya juga tentang mempersiapkan generasi penerus yang berilmu, berakhlak, mencintai Al-Qur’an, dan mampu mengharumkan nama nagari.
(Jasman)

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *