Menu

Mode Gelap
Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Dua Kasus Kejahatan Jalanan, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dalam Operasi Berantas Jaya 2026 Diduga Gelapkan Alsintan dan Dana PUAP untuk Bisnis Pribadi, Ketua Poktan ‘Sehati’ Sei Raja Dilaporkan Resahkan Warga Patroli JJOS Cipta Kondisi, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas NURDIN BASIRUN BELUM JERA! BEBAS DARI PENJARA KEMBALI JADI MAFIA TANAH, KERJA SAMA OKNUM KRIMINALKAN WARGA DEMI 112 HEKTAR LAHAN Patroli KRYD Polsek Cilincing Sisir Titik Rawan Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen

Berita Kasus

Diduga Gelapkan Alsintan dan Dana PUAP untuk Bisnis Pribadi, Ketua Poktan ‘Sehati’ Sei Raja Dilaporkan Resahkan Warga

badge-check

Diduga Gelapkan Alsintan dan Dana PUAP untuk Bisnis Pribadi, Ketua Poktan ‘Sehati’ Sei Raja Dilaporkan Resahkan Warga Perbesar

BATU BARA, Detik kriminal – Dugaan praktik tindak pidana korupsi (tipikor) di sektor pertanian kembali mencuat. Kali ini, oknum Ketua Kelompok Tani (Poktan) “Sehati” di Desa Sei Raja, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara, berinisial RS, menjadi sorotan tajam. RS diduga kuat menyalahgunakan bantuan pemerintah serta menggelapkan dana sektor pertanian demi keuntungan pribadi.Berdasarkan informasi dan keluhan dari masyarakat setempat, bantuan satu unit traktor (alat bajak pertanian) dari pemerintah yang seharusnya dikelola bersama, kini diduga dikuasai sepenuhnya oleh RS. Alat mesin pertanian (alsintan) tersebut dikabarkan tidak pernah diserahkan kepada anggota kelompok tani untuk digunakan secara bergantian, bahkan muncul dugaan kuat bahwa bantuan tersebut telah dijual.”Kami sangat resah dengan ulah ketua kelompok ini. Bantuan traktor itu hak seluruh anggota untuk bergantian membajak sawah, tapi kenyataannya justru dikuasai sendiri,” ujar

Salah seorang warga desa yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.Dana PUAP Diduga Dialihkan Jadi Pangkalan GasTak hanya masalah alsintan, aroma penyelewengan juga tercium pada penyaluran dana Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP). Dana yang sejatinya dialokasikan untuk modal usaha tani dan kesejahteraan para petani anggota kelompok, diduga kuat ditilep oleh RS.Warga membeberkan bahwa dana PUAP tersebut justru dialihkan untuk modal usaha pribadi RS, yakni membangun bisnis pangkalan gas Elpiji 3 kg. Tindakan egois ini dinilai telah merampas hak-hak petani kecil di Desa Sei Raja yang tengah kesulitan modal.

Masyarakat Desak Kepolisian Polres Batu Bara Turun TanganKondisi ini memicu keresahan mendalam dan mencederai rasa keadilan di tengah masyarakat. Warga Desa Sei Raja mendesak adanya atensi serius dari instansi terkait, khususnya aparat penegak hukum dari Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara dan Kejaksaan Negeri setempat.

Masyarakat berharap pihak kepolisian segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, dan menindak tegas oknum ketua Poktan “Sehati” berinisial RS sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penertiban ini dinilai mendesak agar bantuan pemerintah ke depan tepat sasaran dan tidak dijadikan ajang memperkaya diri oleh oknum tertentu.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

NURDIN BASIRUN BELUM JERA! BEBAS DARI PENJARA KEMBALI JADI MAFIA TANAH, KERJA SAMA OKNUM KRIMINALKAN WARGA DEMI 112 HEKTAR LAHAN

8 Juli 2026 - 06:34 WIB

KETUA PWDPI KEPRI : DIDUGA ADA SKEMA KRIMINALISASI AGAR LAHAN BISA DIKUASAI

7 Juli 2026 - 17:01 WIB

Mantan Penyidik KPK: Aktor Intelektual Korupsi Suplai Batu Bara Pemicu Blackout Listrik Harus Ditangkap

7 Juli 2026 - 09:55 WIB

Kortastipidkor Polri Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

MAKI Dukung Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Diusut Kortastipidkor Polri

7 Juli 2026 - 09:11 WIB

Trending di Berita Kasus