Jakarta, Detikkriminal.id – Jum’at,17-07-2026. Permasalahan pengelolaan sampah di DKI Jakarta hingga saat ini dinilai belum menemukan solusi yang benar-benar jitu dan tuntas.
Menanggapi kondisi tersebut, Jaringan Relawan Pemenang Pram-Doel “PENDOPO RAKYAT JAKARTA” menyatakan kepedulian mendalam dan ikut bergerak aktif menyuarakan sumbangsih pemikiran demi mengatasi krisis lingkungan yang tak kunjung usai di Ibu Kota.
Ketua Umum Relawan Pendopo Rakyat Jakarta menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah merumuskan sebuah konsep strategis.
Usulan ini diharapkan dapat ditelaah dan didalami lebih lanjut oleh tim ahli serta kedeputian teknis yang membidangi tata ruang dan lingkungan hidup.
Konsep Pulau Sampah Terisolasi di Kepulauan Seribu
Sebagai solusi alternatif yang konkret, Pendopo Rakyat Jakarta mengusulkan pemanfaatan pulau-pulau tidak berpenghuni di kawasan Kepulauan Seribu sebagai pusat pembuangan dan pengelolaan sampah baru.
Secara teknis, konsep yang ditawarkan adalah sebagai berikut:
Reklamasi dan Perluasan Wilayah: Memilih pulau tidak berpenghuni yang spesifik, kemudian memperluas area tersebut masing-masing sejauh 1 kilometer ke arah Utara, Selatan, Timur, dan Barat.
Dinding Pembatas Sheet Pile Beton: Guna mencegah pencemaran, batas antara pulau sampah dengan laut lepas wajib dipasang sheet pile (lempengan beton) kokoh di sekelilingnya.
Proteksi Ekosistem Laut: Pemasangan sheet pile harus dipastikan sangat rapat tanpa celah. Hal ini krusial agar sampah yang ditampung tidak bercampur dengan air laut, sehingga kelestarian lingkungan dan ekosistem biota laut di sekitarnya tetap terjaga dengan aman.
Pembangunan Infrastruktur Dermaga Logistik Sampah
Menyertai pembangunan pulau tersebut, relawan juga mengusulkan integrasi jalur logistik dari daratan Jakarta.
Rencana ini meliputi pembuatan pelabuhan atau dermaga khusus pengangkut sampah di sepanjang pantai Utara Jakarta.
Beberapa titik strategis yang diusulkan antara lain kawasan Ancol, Marunda, Muara Angke, atau Kamal Muara.
Dermaga ini nantinya akan berfungsi sebagai fasilitas parkir sekaligus tempat pemindahan (transment) sampah langsung dari truk-truk ke kapal pengangkut menuju pulau tujuan.
Melalui masukan ini, Relawan Pendopo Rakyat Jakarta berharap pemerintah daerah dan para pemangku kebijakan dapat melihat potensi integrasi infrastruktur tersebut sebagai jalan keluar jangka panjang yang visioner demi masa depan Jakarta yang lebih bersih dan sehat.
Gagasan ini pun disampaikan ke Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B 3 Dinas Lingkungan Hidup Dedy Setiono
𝐴𝑚𝑎𝑡𝑑.


















