Medan, Detik kriminal – Penataan dan pembangunan dam menangani drainase yang salah kaprah. Hal ini di ingatkan ketua DPP Pemuda Demokraksi Indonesia Korwil Sumatera, Drs. Rafli Tanjung di Poskonya jl Kejaksaan no. 6 Medan Sabtu 12 September 2026.
Rafli Tanjung yang sebagaimana menerima laporan dari DPC Pemuda Demokrasi Indonesia kota Medan usai meninjau lokasi banjir di kawasan Medan Deli.
Menurutnya dalam menyikapi banjir yang terjadi dimana-mana, sebenarnya kesalahan penataan sendiri oleh Pemko Medan.
Bagaimana tidak, drainase dibangun tapi atasnya di tutup, hal ini mengakibatkan daya tampung air hujan yang turun tidak mampu menyerap yang langsung mengalir ke drainase akibay penututpan yang di jadikan trotoar jalan sehingga jalan-jalan di genangi air.
Seharusnya pemerintah kota Medan dalam penataannya pada pembangunan awal membuka drainase agar debit air tertampung dari jalan.
Jika hal ini tidak dilakukan sampai kapanpun jalan dan perkampungan warga akan tetap menjadi langganan banjir.
Pemko Medan sebagai intitusi yang memimiki kewenangan, sudah saatnya menata kembali atas pembangunan drainase yang salah, agar banjir kota Medan dalat teratasi, paling tidak dapat mengurangi tingkat kebanjiran di lingkungan warga dan jalan umum.


















