banner 728x250
Berita  

PKPA 2026 RESMI DIBUKA! PERADI PERGERAKAN TEKANKAN INTEGRITAS, LABUHANBATU RAYA KIRIM PESERTA

banner 120x600
banner 468x60

MEDAN, Detik kriminal — Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Tahun 2026 yang digelar PERADI Pergerakan resmi dibuka, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sejumlah daerah di Sumatera Utara, termasuk peserta yang dikirim DPC PERADI Pergerakan Labuhanbatu Raya.

PKPA 2026 dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diprakarsai DPC PERADI Pergerakan Kota Medan dan diselenggarakan bersama DPC PERADI Pergerakan Deliserdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi (DESTI), DPC Binjai, serta DPC Labuhanbatu Raya, bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen.

banner 325x300

Pendidikan tersebut dijadwalkan berlangsung sebanyak tujuh kali pertemuan setiap Jumat dan Sabtu, mulai 12 September hingga 3 Oktober 2026. Para peserta akan mendapatkan sebanyak 18 materi sesuai dengan kurikulum PKPA sebagai bekal memasuki dunia profesi advokat.

Ketua DPC PERADI Pergerakan Labuhanbatu Raya, Beriman Panjaitan, S.H., M.H., memberikan semangat kepada seluruh peserta dari Labuhanbatu Raya agar mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan serius, disiplin dan konsisten hingga selesai.

“Saya berharap peserta dari Labuhanbatu Raya mengikuti seluruh jadwal PKPA dengan sungguh-sungguh. Jangan lewatkan materi yang diberikan karena ini menjadi bekal penting untuk mempersiapkan diri memasuki profesi advokat,” ujar Beriman.

Menurutnya, PKPA bukan hanya menjadi tahapan pendidikan bagi calon advokat, tetapi juga momentum untuk membangun pemahaman hukum, profesionalisme, etika dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi.

Sementara itu, pembukaan PKPA dilakukan Ketua Umum DPP PERADI Pergerakan, Hermawi F. Taslim, S.H.

Dalam sambutannya, Hermawi menekankan pentingnya integritas serta menjaga marwah organisasi dan profesi advokat. Ia juga menegaskan bahwa PERADI Pergerakan hadir dengan semangat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

“Kita tidak lahir dari perpecahan, tidak lahir dari sakit hati, tidak lahir dari sengketa antaranggota. Kita lahir untuk memberikan sesuatu yang baik dan berguna bagi bangsa dan negara, khususnya bagi dunia advokat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Haposan Siallagan, S.H., M.H., Rektor Universitas HKBP Nommensen periode 2018–2023, menyampaikan bahwa PKPA tidak semata-mata untuk memenuhi persyaratan formal dalam proses menuju profesi advokat.

PKPA, kata dia, juga menjadi wadah penting untuk membentuk karakter, integritas dan profesionalisme calon advokat sehingga nantinya mampu menjalankan profesi dengan penuh tanggung jawab.

Usai acara pembukaan, peserta langsung mengikuti materi pertama, yakni Peran dan Fungsi Organisasi Advokat, yang disampaikan Ketua DPC PERADI Pergerakan Kota Medan, Jonni Silitonga, S.H., M.H.

Selanjutnya, peserta mengikuti materi Hukum Acara Pidana yang disampaikan oleh Dr. Fri Hartono, S.H., M.H.

Ketua DPC PERADI Pergerakan Labuhanbatu Raya, Beriman Panjaitan, berharap para peserta dari Labuhanbatu Raya dapat mengikuti seluruh rangkaian PKPA dengan penuh kesungguhan hingga pendidikan berakhir.

Ia berharap pendidikan tersebut mampu melahirkan calon advokat yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan kemampuan hukum, tetapi juga menjunjung tinggi etika, integritas, profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi.

Dengan demikian, para peserta diharapkan siap menghadapi tahapan selanjutnya menuju profesi advokat sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum dan memberikan pelayanan hukum yang profesional kepada masyarakat.

(Redaksi)

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *