banner 728x250
Berita  

FKDMI Jakarta Barat Menggelar Aksi Finalis Festival Dai Muda Tahun 2026

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta Barat, Detikkriminal.id – Sebanyak 20 finalis mengikuti audisi Dai-Daiah Muda tingkat Kota Administrasi Jakarta Barat 2026 di Aula Masjid As-Sahara, Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Jumat (16/10/2026).

Mewakili Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Abdurrahman Anwar, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

banner 325x300

Menurutnya, audisi ini bukan sekadar kompetisi ceramah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda Islam agar mampu menyebarkan nilai-nilai agama yang toleran dan membawa kedamaian.

“Di era digital dan arus informasi yang cepat, tantangan generasi muda semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan dai dan daiah muda yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman agama yang baik,” ujarnya.

Ia berpesan agar para finalis menampilkan kemampuan terbaik dengan jujur dan tulus. Menurutnya, dakwah yang berkesan tidak hanya disampaikan melalui kata-kata indah, tetapi juga melalui keteladanan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh kejujuran dan ketulusan. Ingatlah dakwah yang berkesan disampaikan bukan hanya yang disampaikan pada kata-kata yang indah, tapi dakwah yang mencerminkan, keteladanan dan prilaku dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Barat, Novi Nurwanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan menjaring dai dan daiah muda potensial sebagai penerus dakwah di Jakarta Barat. Mereka diharapkan dapat berkontribusi dalam pembinaan masyarakat, sekolah, dan remaja masjid.

Novi menjelaskan, audisi tahun ini diikuti 350 pendaftar, terdiri atas 200 peserta kategori pelajar SMA dan 150 peserta kategori umum berusia 16–30 tahun. Setelah melalui proses seleksi, terpilih masing-masing 10 finalis dari kedua kategori.

“Mereka nantinya akan berdakwah di lingkungan masyarakat, melakukan pembinaan di sekolah, remaja masjid dan sebagainya. Sehingga ke depan, dakwah bukan dakwah sesat, mengajak untuk merangkul bukan dipukul, tapi juga dakwan rahmatan lillahi,” pungkasnya.

Dalam audisi final, para peserta menyampaikan dakwah di hadapan tim juri dengan tema yang telah ditentukan, antara lain kepedulian terhadap lingkungan, pemilahan sampah, perundungan (bullying), bahaya narkoba, dan peran generasi muda dalam membangun bangsa.

“Sesuai diskusi dengan wakil wali kota, tema yang diangkat terkait lingkungan, pemilahan sampah, bulying, bahaya narkoba dan generasi penerus bangsa yang tidak pengaruh pada narkoba,” tambahnya

Menurut pantauan awak media, Acara di mulai dari pada Pukul 08.00 wib sampai dengan pukul 15.30 WIB. Acara berjalan dengan khidmat dan penuh kekeluargaan.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Penulis : Amatd

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *