Menu

Mode Gelap
Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Dua Kasus Kejahatan Jalanan, Dua Terduga Pelaku Ditangkap dalam Operasi Berantas Jaya 2026 Diduga Gelapkan Alsintan dan Dana PUAP untuk Bisnis Pribadi, Ketua Poktan ‘Sehati’ Sei Raja Dilaporkan Resahkan Warga Patroli JJOS Cipta Kondisi, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas NURDIN BASIRUN BELUM JERA! BEBAS DARI PENJARA KEMBALI JADI MAFIA TANAH, KERJA SAMA OKNUM KRIMINALKAN WARGA DEMI 112 HEKTAR LAHAN Patroli KRYD Polsek Cilincing Sisir Titik Rawan Tawuran dan Kejahatan Jalanan, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen

Berita Kegiatan Polri

Operasi Pekat Jaya 2026: Binmas Polda Metro Jaya Manfaatkan Upacara untuk Tekankan Disiplin dan Cegah Tawuran

badge-check

Operasi Pekat Jaya 2026: Binmas Polda Metro Jaya Manfaatkan Upacara untuk Tekankan Disiplin dan Cegah Tawuran Perbesar

Jakarta — Dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, Direktorat Pembinaan Masyarakat Ditbinmas Polda Metro Jaya mengedepankan langkah pencegahan dengan menyentuh langsung kalangan pelajar melalui kegiatan upacara bendera di sekolah.

Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Metro Jaya AKBP Sujanto menjadi inspektur upacara di SMA PGRI 3 Jakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preemtif dan humanis Polri untuk mencegah tawuran dan perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Dalam amanatnya, Sujanto menekankan pentingnya upacara bendera sebagai sarana menanamkan disiplin, karakter, dan rasa cinta tanah air. Ia menyebut pelaksanaan upacara yang tertib dapat memperkuat nasionalisme serta penghormatan terhadap simbol negara.

Sujanto juga mengingatkan para pelajar agar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga nama baik sekolah. Menurutnya, kualitas karakter generasi muda menjadi kunci dalam menghadapi bonus demografi Indonesia.

Menutup amanatnya, Sujanto mengimbau pelajar untuk fokus belajar dan menjauhi tawuran, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran hukum lainnya. Imbauan tersebut sejalan dengan tujuan Operasi Pekat Jaya 2026 yang menitikberatkan pencegahan penyakit masyarakat demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Menutup kegiatan tersebut, dukungan juga disampaikan oleh pihak sekolah dan para pelajar SMA PGRI 3 Jakarta. Guru dan pelajar menyatakan sikap menolak segala bentuk premanisme, tawuran, serta peredaran obat terlarang di lingkungan pendidikan.

“Kami guru dan pelajar SMA PGRI 3 Jakarta menolak aksi premanisme, tawuran, dan peredaran obat terlarang. Kami mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Operasi Pekat Jaya 2026,” . Katanya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 Hadir Membawa Harapan bagi Warga Tembagapura

8 Juli 2026 - 01:54 WIB

Polisi Kembalikan Motor Curian kepada Korban, Pelaku Curanmor di Jakarta Utara Terancam 7 Tahun Penjara

7 Juli 2026 - 14:29 WIB

Kapolres Metro Jakarta Utara Gelar Jaga Jakarta On The Spot, Perkuat Sinergi Bersama Warga Pademangan

7 Juli 2026 - 11:06 WIB

Jaga Jakarta, Polsek Cilincing Intensifkan KRYD Demi Ciptakan Wilayah Aman

7 Juli 2026 - 05:15 WIB

Operasi Berantas Jaya 2026, Polda Metro Jaya Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Nyaris Dikirim ke Jambi

7 Juli 2026 - 03:29 WIB

Trending di Berita Kegiatan Polri