banner 728x250

29 Agustus 2026 Hingga Kini Belum Tuntas, Kasus Pembakaran Alat Berat di Desa Pangguruan Masih Jalan di Tempat

banner 120x600
banner 468x60

Desa Pangguruan, Dairi,Detikkriminal.id – 6 November 2026. Kasus dugaan pembakaran satu unit alat berat (excavator) yang terjadi pada 29 Agustus 2026 di Desa Pangguruan, Kabupaten Dairi, hingga kini disebut belum tuntas penanganannya di Mapolres Dairi.

Alat berat yang terbakar tersebut diklaim merupakan alat sewa yang bekerja di atas Tanah Ulayat Marga Sihotang milik purnawirawan Polri, Kompol (Purn) H. Kajiman Sihotang.

banner 325x300

Versi Pelapor

Menurut keterangan pihak pelapor, pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Kelompok Tani Ganda Jaya Parbuluan 6. Kelompok tersebut disebut terprovokasi dan kemudian melakukan aksi pembakaran hingga alat berat ludes terbakar di Desa Pangguruan.

Hingga berita ini dibuat, para terduga pelaku disebut belum ditangkap dan masih bebas berkeliaran.

Bukti Telah Diserahkan

Pihak pelapor menegaskan, seluruh bukti-bukti pembantu penyidik dalam mengungkap pembakaran, berupa gambar dan video, telah diserahkan kepada penyidik kepolisian Polres Dairi.

Dengan bukti tersebut, pihak pelapor berharap penyidik dapat segera mengungkap pelaku dan motif pembakaran secara terang benderang.

Harapan Pemilik Lahan

Kompol (Purn) H. Kajiman Sihotang berharap, Polres Dairi segera menuntaskan penyelidikan dan menindaklanjuti laporan yang telah masuk sejak 29 Agustus 2026 lalu.

> “Kami berharap kasus ini segera dituntaskan. Jangan sampai berlarut-larut. Hukum harus ditegakkan agar tidak ada lagi keresahan,” ujar Kajiman.

Posisi Kepolisian

Hingga kini, Polres Dairi belum menyampaikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan, termasuk penetapan tersangka maupun motif pembakaran.

Pihak pelapor meminta agar kepolisian transparan, profesional, dan segera memberikan kepastian hukum kepada semua pihak.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.

Redaksi

_Catatan Redaksi: Lokasi kejadian di Desa Pangguruan, sedangkan nama kelompok yang disebut pelapor adalah Kelompok Tani Ganda Jaya Parbuluan 6. Berita ini disusun berdasarkan keterangan pihak pelapor. Nama kelompok dan terduga pelaku yang disebutkan masih berstatus diduga. Redaksi membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini._

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *