Menu

Mode Gelap
 

Berita Kriminal

PENGANIAYAAN BERULANG TERHADAP PEKERJA DI DESA SUNGAI APUNG, KELOMPOK TANI SUMBER SARI DESAK KAPOLRES LABUHANBATU BERTINDAK TEGAS

badge-check


					PENGANIAYAAN BERULANG TERHADAP PEKERJA DI DESA SUNGAI APUNG, KELOMPOK TANI SUMBER SARI DESAK KAPOLRES LABUHANBATU BERTINDAK TEGAS Perbesar

Labuhanbatu Utara, Detik kriminal – Kelompok Tani Sumber Sari menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas kembali terjadinya dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap pekerja yang disertai pembakaran pondok dan kendaraan pekerja di areal perkebunan Desa Sungai Apung, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Peristiwa yang terjadi hari ini merupakan kejadian yang berulang dan semakin menunjukkan adanya ancaman serius terhadap keamanan dan keselamatan para pekerja di lokasi tersebut. Dalam kejadian tersebut, seorang pekerja mengalami luka robek di bagian kepala hingga mengeluarkan darah, luka robek pada tangan yang diduga akibat terkena egrek, tangan kiri terkilir, serta memar di beberapa bagian tubuh akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang orang yg sama dikejadian sebelumnya

Tidak hanya penganiayaan, pada hari yang sama juga terjadi pembakaran pondok tempat tinggal pekerja dan pembakaran sejumlah kendaraan milik pekerja. Tindakan tersebut telah menimbulkan kerugian materil, trauma psikologis, serta rasa takut yang mendalam bagi para pekerja dan keluarganya.

Kami menilai rangkaian peristiwa ini bukan lagi sekadar konflik biasa, melainkan telah mengarah pada tindakan yang dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat. Oleh karena itu, aparat penegak hukum harus segera bertindak cepat, tegas, dan terukur sebelum terjadi korban yang lebih besar.

Kelompok Tani Sumber Sari juga mendesak Polres Labuhanbatu agar segera menangkap para pelaku yang sebelumnya telah dilaporkan masyarakat dalam berbagai kasus yang terjadi di lokasi yang sama. Hingga saat ini, masyrakat kelompok tani masih mempertanyakan perkembangan penanganan laporan-laporan tersebut karena kejadian serupa terus berulang.

Lebih memprihatinkan lagi, berdasarkan keterangan korban dan informasi yang diperoleh dari lapangan, salah satu pihak yang sebelumnya pernah dilaporkan kepada aparat penegak hukum diduga kembali terlibat dalam aksi penganiayaan yang terjadi hari ini. Informasi tersebut tentu harus segera didalami dan ditindaklanjuti oleh penyidik melalui proses hukum yang profesional dan objektif.

Kami khawatir apabila laporan-laporan yang telah disampaikan masyarakat tidak segera ditindaklanjuti secara serius, maka para pelaku akan merasa kebal hukum dan tindakan kekerasan serupa akan terus berulang. Kondisi ini berpotensi memicu konflik yang lebih luas dan dapat mengancam keselamatan masyarakat maupun para pekerja yang beraktivitas di lokasi tersebut.

Untuk itu, Kelompok Tani Sumber Sari mendesak Kapolres Labuhanbatu agar:

1. Segera turun langsung ke lokasi kejadian.
2. Mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka-luka.
3. Mengusut tuntas pembakaran pondok tempat tinggal pekerja.
4. Mengusut tuntas pembakaran kendaraan milik pekerja.
5. Segera menangkap dan memproses hukum para pelaku yang telah dilaporkan sebelumnya apabila telah memenuhi unsur pidana berdasarkan alat bukti yang ada.
6. Memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kejadian hari ini.
7. Memberikan perlindungan hukum dan jaminan keamanan kepada para pekerja dan masyarakat sekitar.
8. Mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Kami percaya Polres Labuhanbatu memiliki kewenangan dan kemampuan untuk menghentikan rangkaian kekerasan yang selama ini terjadi. Masyarakat hanya menginginkan kepastian hukum, rasa aman, dan perlindungan dari negara.

Kami tidak ingin menunggu jatuhnya korban jiwa baru kemudian ada tindakan tegas. Penganiayaan, pembakaran pondok, dan pembakaran kendaraan yang terjadi berulang kali harus menjadi perhatian serius. Kami mendesak Kapolres Labuhanbatu untuk segera bertindak, menangkap para pelaku yang telah dilaporkan, serta memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Desa Sungai Apung.

Tim/Red

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kebal Hukum ! Residivis Penganiayaan di Labura Kembali Bacok Pekerja Sawit

6 Juni 2026 - 14:52 WIB

Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Warga di Kapuk Muara, Polisi Cegah Aksi Main Hakim Sendiri

6 Juni 2026 - 14:44 WIB

Simpan Sabu di Atas Lemari, Warga Sidorukun Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi

6 Juni 2026 - 07:16 WIB

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Utara Bongkar Peredaran Obat Keras Daftar G Tanpa Izin Edar, Ribuan Butir Disita

5 Juni 2026 - 04:47 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Ungkap Peredaran Liquid Vape Mengandung Narkotika Senilai Rp1,5 Miliar

5 Juni 2026 - 04:43 WIB

Trending di Berita Kriminal