banner 728x250

Kesepakatan Diingkari, Tuan Tempat Otogedu Hentikan Pekerjaan Dapur MBG, Investor Tak Kunjung Datang Bicara

banner 120x600
banner 468x60

Ende, Detik kriminal.id – 16 Oktober 2026. Tuan tempat Desa Otogedu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, menghentikan sementara pekerjaan pemasangan pipa saluran limbah di lokasi Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) 3T pada Jumat (16/10/2026). Tuan tempat menilai pihak investor telah melanggar kesepakatan awal soal perekrutan tenaga kerja dapur.

Menurut keterangan Nabaz, tuan tempat Desa Otogedu, kesepakatan itu dibuat secara lisan saat pihak investor pertama kali datang ke desa pada awal November 2025. Saat itu disepakati bahwa seluruh karyawan dapur MBG, termasuk tenaga akuntansi dan ahli gizi, akan diambil alih dan dikelola oleh tuan tempat.

banner 325x300

Namun pada Jumat (16/10/2026), saat ada pengantaran barang ke dapur MBG, Nabaz mendatangi lokasi dan menanyakan langsung kepada dua orang yang disebut sebagai investor dapur MBG 3T, yakni Yani dan Wely, mengenai posisi tenaga akuntansi.

“Kami sudah siapkan berkas untuk tenaga akuntansi, tinggal serahkan saja,” ujar Nabaz.

Pihak investor kemudian menjawab bahwa tenaga akuntansi sudah ada dan didatangkan dari Ende.

Nabaz mengaku dalam pertemuan tersebut ia sempat diludahi oleh pihak investor.

Pekerjaan Dihentikan, Investor Diundang Bicara

Atas kejadian itu, Nabaz selaku tuan tempat meminta para pekerja menghentikan pemasangan pipa saluran limbah di lokasi dapur MBG. Para pekerja pun berhenti bekerja.

Nabaz juga meminta para pekerja memanggil atasan mereka untuk datang ke rumahnya dan membicarakan persoalan ini terlebih dahulu sebelum pekerjaan dilanjutkan. Langkah ini ditempuh agar masalah dapat diselesaikan secara baik-baik melalui musyawarah bersama tuan tempat dan tokoh adat.

Namun hingga rilis ini diterbitkan, tuan tanah bersama Bapa Mosalaki masih menunggu kedatangan pihak investor, yang tidak kunjung kembali untuk berdialog.

“Kami minta tetap sesuai kesepakatan awal. Semua karyawan itu dari kami yang tangani,” tegas Nabaz.

Tuntutan tuan tempat:

Pihak investor kembali menjalankan kesepakatan awal bahwa seluruh tenaga kerja dapur MBG, termasuk akuntansi dan ahli gizi, berasal dari dan dikelola oleh tuan tempat.
Pihak investor segera datang menemui tuan tanah dan Bapa Mosalaki untuk menyelesaikan persoalan ini secara musyawarah.
Pihak investor memberikan penjelasan terbuka terkait perekrutan tenaga akuntansi dari Ende.
Pemerintah desa, kecamatan, dan pihak terkait program MBG turun tangan memfasilitasi penyelesaian masalah ini

Facebook Comments Box
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *